Sabtu, 07 September 2013

Another Side of Kimi Raikkonen

Yuhuu, aku kembali~

Alhamdulillah ya sampai sekarang aku masih rajin ngeblog. Ini rekor loh, biasanya sebulan cuma posting satu kali atau bahkan cuma tiga bulan satu kali. Doakan aku agar tetap konsisten yaa…. Ga mau muluk-muluk sih, target tahun ini aku pengen minimal jumlah postingannya sama dengan tahun kemarin. Jadi kurang berapa lagi tuh?

Oh iya, akhir-akhir ini aku baru sadar orang-orang biasanya lebih peduli sama bursa transfer pesepakbola. Rasanya aku cuma aku deh yang peduli sama bursa transfer pembalap. Yah, setidaknya itu yang aku lihat dari timeline twitterku. Saat orang-orang heboh si ini pindah ke klub itu atau si itu lebih milih klub ini dari pada itu, aku malah sibuk sendiri nyari info Papa Kim mau membalap di tim mana musim depan. Aku jadi mikir, apa aku aneh gara-gara lebih suka nonton balapan dibanding sepak bola? Hmm~

Seperti yang pernah aku singgung di postingan sebelumnya, Kimi Raikkonen belum menentukan akan berlabuh dimana dia musim depan. Dan hal yang bikin aku ketar-ketir adalah gosip Kimi bakal kembali ke Ferrari. Sungguh aku ga ikhlas! (?) Menjelang F1 GP Monza, perbincangan seputar keputusan apa yang akan diambil Kimi semakin sering terdengar. Apalagi sebelumnya Ferrari sempat bilang akan mengumumkan pembalap mereka musim depan setelah race Italy ini.

Where will he go? (cr: @Lotus_F1Team)

Setelah tim banteng merah mundur, tim mana yang akan dipilih sang manusia es? Kembali ke kuda jingkrak atau tetap tinggal di … bentar, lambangnya lotus apaan ya? Bukan bunga kan? ._.

Kimi Menjawab

Waktu pergi ke gramedia pertengahan agustus kemarin, aku lihat ada majalah F1 Racing edisi bulan itu di rak majalah. Yang menarik adalah tulisan di sudut atas majalah, “Kimi Menjawab”. Itu rubrik majalah tersebut yang mewawancarai pembalap dengan pertanyaan yang dikirimkan oleh pembaca melalui website mereka. Dan edisi bulan agustus ternyata giliran Kimi! Masalahnya, majalah F1 Racing selalu tersegel dan harganya ga bisa dibilang murah…. *nangis dipojokan gramed*

Setelah mengunjungi tiga gramedia yang berbeda dan selalu mendapati majalah itu tersegel rapi, minggu kemarin aku akhirnya melakukan tindakan yang tidak pantas untuk ditiru. Bukan, bukan, aku jelas gak nyolong! Aku cuma tidak mematuhi tulisan yang ada di rak toko buku itu. Tahu dong tulisan paling menyebalkan di gramed? Yup, “Mohon untuk tidak membuka sampul plastik”!

Tulisan paling menyebalkan di gramed....

Tapi suer deh, ini pertama kalinya aku buka segel majalah. Biasanya sih yang aku buka segel komik~ *digeplak mas-mas pegawai gramed* ah by the way, don’t try this at any bookstores! Kecuali kalian udah penasaran tingkat aku seperti aku :p

Dan aku gak menyesal merobek segel itu! Pertanyaan-pertanyaan yang dikirim sama fansnya bagus-bagus. Seperti melihat sisi lain dari sang Iceman. Siapa sangka ternyata Kimi menganggap interview adalah salah satu dari pekerjaannya sebagai pembalap. Suka gak suka, dia berusaha profesional menjalaninya. :'))

Nah sekarang aku akan tuliskan hasil interviewnya. Cuma beberapa pertanyaan aja sih yang berhasil aku foto menurutku paling menarik. Oh iya, yang dalam kurung setelah pertanyaan itu nama dan asal orang yang nanya, kalau yang setelah jawaban itu komentar dariku. And remember, he really just too honest~

Kimi Raikkonen on F1 Racing Magazine

Q: Kimi, apa yang bisa membuat anda tersenyum? (Paul, Britania Raya)
A: Banyak hal yang bisa membuat saya tersenyum, tak hanya satu. Banyak hal yang bagus-bagus. (Terus kenapa kamu jarang senyum, Papa??)

Q: Apakah tato di tangan Anda punya arti tertentu? (Brian, AS)
A: Tidak. Tak ada artinya sama sekali. (Kalau ditanya, “Kenapa bikin tato itu?” dia pasti bilang, “Karena aku ingin punya tato. Dan aku rasa gambar ini bagus.”)

"Tato di tangan saya ini tidak ada artinya," kata Kimi.

Q: Apakah Anda senang sewaktu menjalani wajib militer? (Steve, Britania Raya)
A: tidak, saya tidak suka. Setelah selesai baru menyenangkan – maksud saya bila saya mengenang kembali masa-masa itu. namun, pada saat itu saya benar-benar tidak bisa menikmati wajib militer tersebut dan saya ingin berhenti. (Di Finland juga ada wajib militer ya? *baru tahu*)

Q: Apakah Anda merokok? (Roman, Britania Raya)
A: Kadang-kadang (Merokok itu gak baik Papa! Sama gak baiknya dengan minum bir….)

Q: Apakah Anda suka pembalap-pembalap lain? (Philip, Britania Raya)
A: Saya rasa rata-rata semuanya oke, tapi pembalap yang paling saya kenal adalah Sebastian. Saya tak tahu yang lain, saya tak tahu apa yang mereka lakukan dan jujur, saya tak peduli. (As usual~ As always~ *tepok jidat*)

Q: Apakah Anda mau berkencan dengan saya? (Mari, Amerika Serikat)
A: Entahlah, tergantung banyak hal. Anda harus kencan dengan seseorang yang Anda pikir menyenangkan dan Anda bersenang-senang. Anda tak bisa hanya bilang ya. (*speechless* Gak usah terlalu serius kali Papa….)

Q: Anda suka gadget? Mainan apa yang terbaru yang harus Anda miliki? (Mike, Britania Raya)
A: Jujur, saya benar-benar tidak punya banyak barang seperti itu; saya punya beberapa mobil, tetapi saya jual. Mainan paling favorit saya sekarang adalah motokros. (*bengong* Mobil itu bukan gadget! Dan sejak kapan motokros jadi mainan?? *frustasi*)

Q: Maukah Anda kembali ke Ferrari? (Morek, Polandia)
A: Entahlah. Saya katakana ada banyak hal yang saya tak akan pernah lakukan… tetapi kita tak akan pernah tahu. (Bagus! Dengan kata lain dia tidak akan pernah kembali ke Ferrari! Kecuali ada kondisi tertentu yang memaksa sepertinya….)


Bagaimana sebenarnya hubungan Kimi dan Vettel?

Sebenernya masih banyak pertanyaan menarik lainnya, sayang ga berhasil aku foto tapi kalau aku tulis semua disini kasian dong majalah F1 Racing-nya. Jadi yang penasaran sama hubungan Kimi dan Vettel atau siapa yang ingin dia pukul diantara Perez dan Luca, bisa langsung beli aja majalah ini di toko buku atau agen majalah terdekat. Tapi gak tahu deh masih ada apa nggak ya, kan ini edisi agustus. Dan inget, beli! Jangan buka segelnya terus numpang baca doang! *nyindir diri sendiri*

Rabu, 04 September 2013

The Hottest Award

Hai hai~ *lambai lambai geje*

Kali ini aku kembali dengan membawa kabar dari negeri gingseng, Korea Selatan. Yes, kabar apalagi kalau bukan tentang enam cowok ganteng dari jam dua siang! (baca: 2PM!)

1 September kemarin 2PM kembali menggelar fanmeet di Korea. Fanmeet itu acara ketemu fans gitu deh, di Indonesia juga kan sering ya ada acara beginian. Nah yang bisa hadir disini cuma hottest yang terdaftar dalam fansclub resminya 2PM doang, dan setauku untuk tahun ini yang bisa daftar cuma K-Hottest alias fans dari korea aja. Sebagai international fans saya merasa sedih~ *kaya bisa datang aja*

Berbeda dengan tahun kemarin yang konsepnya santai, fanmeet tahun ini kesannya mewah. Dari venue sampai panggungnya udah kaya orang kawinan. Dan tema yang diusung tahun ini “The Hottest Award”!

The Hottest award! (cr: jypnation)
Venue-nya mewah~ (cr: jypnation)


Tau dong acara pemberian penghargaan ditipi-tipi? Nah semacam itulah. Ada berbagai kategori penghargaan dengan beberapa nominasi untuk 2PM ataupun individual membernya. Bahkan ada red carpet sebelum acara dimulai….

The Boys at red carpet~ (cr: Eongddun)

Begitu masuk ke venue Hottest langsung disambut dengan berbagai macam award untuk 2PM yang terpajang di dinding. Mulai dari award untuk grup sampai award untuk masing-masing member. Yang paling mengejutkan, mereka juga memajang daftar nama Hottest disitu!

Absensi Hottest~ namaku mana?? (cr: mcheller)
Award for 2PM! (cr: Eomam0430)

Dan ini dia beberapa award yang terpajang disana (yang berhasil dibaca oleh Hottest dari foto-foto yang beredar)….

For 2PM: 2PM Friendship award, "The country of courteous people in the East" award, Healing award, Croire award (Among other things). *selain friendship award, aku ga tau award yang lain itu maksudnya apa* *mikir keras*

For Taecyeon: Best Character (okcat), Oktizen award, Best Crying (for Who Are You), 2PM Best MC award.

For Nichkhun: Best Body, "David" award (the statue of David), "Avatar" award, "The Deer In The Headlights" award (diketerangannya "Deer In The Headlights" award bilang kalau dia "the forever khunfused MC of 2PM Show" :p)

For Wooyoung: Heart man award, Best cutie award, Best of The Man award, HARDSHIP OF SCALP award, Best Face award, The end of cross-dressing award, Please show me your eyes award. *mulai bingung ngartiin award yang aneh-aneh itu*

For Junho: Best Boyfriend Award, Best Singer-song writer award, Best eye-laugh award, S-Line award, Super Star award. *oh yeah, best boyfriend! Please be my boyfriend junho-ya~*

For Chansung: I know everything award, Best Lyricist award, Jeonggamie owner award, Save the national award, Food award, Kiss & Skinship award, Best fan talker award.

Sayangnya aku gak berhasil menemukan daftar award yang berhasil diraih Jun. K :(

Acara dimulai dengan pemutaran VTR terus 2PM naik ke atas panggung deh. Nominasi pertama yang dibacakan adalah Best Proud Award. Masing-masing member 2PM ditanya moment apa yang paling membuat kalian bangga sebagai 2PM. Chansung bilang saat 1st concert, dan ternyata memang award ini dimenangkan oleh 1st Concert Don’t Stop Can’t Stop!

Best Proud Award! (cr: Abigsister)

Sebagai hadiah dari award ini 2PM dapet tiara dan selempang yang buat miss universe itu loh…. They look like princesses~

When Beastly Idol Wear Tiara~ (cr: saadaasaa)

Award selanjutnya diperebutkan oleh member. Best Dancer Award dimenangkan oleh Taecyeon gara-gara dia merobek bajunya di panggung padahal semua member 2PM udah janji ga ada acara robek-robekan (dan yang ngajakin bikin janji itu Taec sendiri!). Best Acting Award dimenangkan oleh Nichkhun berkat akting main biola tanpa biolanya (?). Best Featuring Award dimenangkan oleh Jun. K dan Best Embarrassment Award diraih oleh Wooyoung.

Penghargaan selanjutnya Best Achievement Award. Semua member masuk kedalam nominasi award ini, dan pemenangnya adalah.... Ballon! *dan 2PM langsung ngamuk* eits, ini ada kisahnya. Waktu MBC Gayo Daejun, 2PM tampil membawakan lagu Hands Up dan Back to You. Saat lagi hot-hotnya ngedance (tau sendiri lah dance Back to You kaya gimana ya) balon-balon gede yang ada disekitar panggung malah nutupin kamera! Sepertinya balon-balon itu bertugas sebagai penyensor -_- ah selain itu, Achievement Award dalam bahasa korea yaitu Gong-ro-sang (gong = ball).

Best Beastly Award ditentukan dari besarnya paha mereka, masing-masing member diukur berapa cm lingkar pahanya(?). Dan hasilnya…. Chansung: 22cm, Junho: 20cm, Jun. K: 21cm, Wooyoung: 21cm, Nichkhun: 18cm, Taecyeon: 22cm! Ini pasti ada yang salah! Gimana mungkin pahanya Nichkhun cuma 18cm?! *lirik paha sendiri* *ngebayangin pahanya SNSD berapa cm* ah by the way, karena hasil Chan dan Taec sama tadinya mereka disuruh suit, cuma ada ngusulin buat dilihat dari abs-nya. Tapi pas dibilang gitu Chan langsung bilang dia pasti kalah dan Best Beastly Award akhirnya buat Taecyeon deh~

Selain vote nominasi buat award, Hottest juga vote 2PM stage mana yang ingin mereka lihat lagi, dan hasilnya:
5. Without U
4. Back to Square One
3. Heartbeat
2. Love Song
1. Game Over

Dan pemberian penghargaan diakhiri oleh Grand Award yang dipersembahkan kepada Hottest!! *balon-balon jatuh dari langit*

Don't Stop Can't Stop 2PM Go! (cr: yun_k1208)

My Version

Nah, sebagai hottest yang gak ikut vote dan gak diundang di acara tersebut, aku mau bikin award versiku sendiri. Yah, sebagian besar aku setuju sih sama award-awardnya, cuma mau nambahin beberapa aja~

The 2PM Stage I want to see LIVE:
5. All Day Think of You
4. Love Song
3. Back to Square One
2. Game Over
1. Call My Name

Kalau untuk solo stagenya nih aku paling pengen liat Traicion-nya Taecyeon! I really wanna see taec dance tango~

Dan ini dia tambahan award lain yang aku berikan….
Best CAPSLOCK Award: Minjun a.k.a Jun. K a.k.a @Jun2daKay
Best Spoiler Award: Taecyeon a.k.a TY a.k.a @taeccool
Best Quote Award: Nichkhun a.k.a Khunnie a.k.a @Khunnie0624
Best Playlist Award: Wooyoung a.k.a udongie a.k.a @0430yes
Holy Sh*t Award: Junho a.k.a Nuneo a.k.a @dlwnsghek
Best Essay Tweet Award: Chansung a.k.a Chanana a.k.a @2PMagreement211

Award diatas diberikan berdasarkan apa yang aku lihat dari twitter mereka. Paling susah memang menentukan award buat Junho.... Sekarang bonus award untuk couple~

Best Couple Award: ChanNuneo Couple a.k.a CNN Couple! Award ini aku persembahkan atas dedikasi mereka sebagai pasangan maknae paling so sweet~

CNN Couple~ (cr: dlwnsghek)

Dumb and Dumber Award: (tak lain dan tak bukan) TaecKhun Couple! Gak usah ditanya lagi, mereka berdua emang pasangan paling bodoh di 2PM….

Pasangan bodoh!

Dan terakhir, Best Mood Booster Award goes to 2PM!!! Kalian emang mood boosterku yang paling ampuh! Love~

Happy Anniversary 2PM! (cr: ChanKhunBar)

#2PManniver5ary

Yak, hari ini, 4 September 2013, bertepatan dengan anniversary kelima 2PM! Semalam Hottest heboh gara-gara video cinta dari 2PM yang diupload Jun. K di instagramnya. Memang sejak waktu menunjukkan pukul 10 malam WIB (yang berarti pergantian hari di Korea), Hottest udah ga sabar nunggu foto grup yang bakal diupload sama member 2PM. Berharap foto, eh kita malah dikasih video ucapan cinta dari mereka! *langsung terharu tengah malem*

Aku ga jago bikin kata-kata romantis atau wish yang mengharu biru. Yah, aku cuma bisa berharap 2PM bisa terus jadi mood boosterku dengan segala kekonyolan mereka. Dan please, jangan sering-sering ke Indonesia kecuali kalian mau kasih aku free tiket, aku bisa bangkrut~ *nangis dipojokan*

Last but not least, Happy 5th Anniversary 2PM!! Thank you & love you always & 4ever! 

Happy 5th Anniversary 2PM! (cr: jypnation)

"You wanna see me fall, right, haters? Like a candle on a windy night? Yeah, right! Just watch me do this. Take a breath hold tight. I’m never going down without a fight!" - 2PM, Don't Stop Can't Stop

Minggu, 01 September 2013

When The Iceman Made Me Melt

Pertama-tama aku mau minta maaf dulu. Bukannya mau ingkar janji, tapi postingan tentang produksi video clip-nya terpaksa harus dipending. *berasa ada yang nungguin aja* Alasannya? Bukan, bukan karena aku males nulisnya. Cuma postingan satu itu butuh moment yang tepat. Sungguh!

Nah, selagi menunggu moment tersebut, daripada aku ga nulis apa-apa, lebih baik aku tulis sesuatu yang akhir-akhir ini mengganjal hatiku…. *tsahh*

Kemarin (atau kemarinnya lagi gitu) aku iseng search di google tentang kaos “Leave Me Alone” Kimi Raikkonen. Tau Kimi Raikkonen dong? Pembalap F1 yang ganteng dan dijuluki Iceman itu loh! Awalnya sih gara-gara Lotus, team Kimi sekarang, ngetweet lagi foto kaos tersebut. Aku kan jadi penasaran siapa tau ada yang jual replikanya gitu. Dari googling itu aku malah berakhir di Wikipedia. Dan aku baru tau kalau ternyata kaos tersebut dibagikan oleh Kimi kepada semua kru Lotus beberapa hari setelah kejadian team radio di Abu Dhabi 2012. Agak gak percaya sih. Remember, seperti halnya blog ini, ga semua yang tertulis di Wikipedia itu bisa dipercaya~

My Handsome Papa~ (cr: @Lotus_F1Team)

Eh tapi, yang mengganjal hatiku bukan soal kaos itu…. Dari tulisan di Wikipedia itu aku jadi ngerasa kaya anak durhaka yang gak tau apa-apa soal  soal bapaknya! Yah, secarakan aku menganggap Kimi sebagai Papaku (walau dia terlalu muda untuk itu). Masa aku baru tau kalau Kakek Matti (Ayah Kimi) udah meninggal sejak tahun 2010?! Duh kakek, maafkan cucumu ini~ *digampar bolak balik* Emang sih, kecintaanku terhadap Papa Kim dan Kakak Va (a.k.a Valentino Rossi) mulai terkikis sejak tahun 2010. Tepatnya sejak aku mengenal K-Pop! *please blame 2PM for this*

Makanya, sebagai anak yang baik aku pun memutuskan untuk mencari tau soal Papa Kim lebih banyak lagi. Dan berikut hasilnya….

Kimi and His Private Life

Selain soal kematian Kakek Matti, aku gak belum dapat info lain soal kehidupan pribadi sang manusia es. Kalau soal perceraiannya sama si Jenni sih aku udah tau sejak beberapa bulan yang lalu. Sungguh itu berita paling bikin aku shock dan merasa durhaka jadi anak! *plakk*

Aku mulai curiga soal perceraian ini sejak baca interview dengan orang-orang terdekat Kimi yang ditulis sama Lotus. Waktu itu aku pikir kenapa mereka ga interview istrinya yang jelas-jelas orang yang paling dekat. Dan ternyata…… mereka udah cerai! Dan gosipnya nih ya, mereka cerai gara-gara si Jenni selingkuh. Berani-beraninya dia nyelingkuhin papaku! *nangis dipelukan Papa Kim*

Sayangnya ga ada berita yang lebih jelas yang berhasil aku temukan. Bahkan di Wikipedia yang aku baca kemarin cerita yang satu ini belum ditulis. Padahal aku paling penasaran sama yang satu ini, hiks…. Oh iya, ada yang punya berita atau gosip tentang perceraian ini ga? Kasih tau aku dong~ >.<

Kimi and Ice Cream

Yang namanya Iceman pasti ga jauh-jauh dari es! Ini bukan berita baru sih, udah lama banget malah. Tapi entah kesambet apa aku tiba-tiba jadi baca forum-forum lama tentang kepergoknya Kimi makan es krim di paddock saat GP Malaysia (aku lupa, tahun 2008 atau 2009 ya?).

Bukan hal yang aneh sih kalau pembalap makan atau minum di paddock. Yang jadi masalah, saat itu balapan GP Malaysia sedang terpaksa dihentikan sementara. Kalau ga salah sih karena cuaca buruk dan hujan deras gitu. Disaat pembalap lain harap-harap cemas soal pertandingan yang mungkin saja akan dilanjutkan, Kimi malah dengan santainya makan es krim! Dia bahkan udah melepas baju balapnya dan menggantinya dengan kemeja serta celana pendek.

Eh bentar, itu di paddock atau di kantin sih? (cr: google)

Aku cuma bisa ngakak baca komentar-komentar di forum itu. ada yang bilang Kimi terlalu cuek lah, Kimi ga peduli sama balapan lah, tapi ada juga yang bilang “memang begitu seharusnya Iceman!” , lol XD

Yah, fenomena Kimi dan es krim ini dimanfaatkan dengan baik oleh humas Lotus di GP Malaysia kemarin. Mereka membagikan es krim kepada media atas nama Kimi Raikkonen! Well, aku curiga Kimi sendiri ga tau soal hal ini (atau ga peduli).

Kimi and His Phenomenal Quote

Diawal tadi aku udah tulis kan kalau semua ini berawal dari iseng searching kaos “Leave Me Alone”? Nah, ada sejarah dibalik kaos tersebut. Ada kejadian unik yang mengundang tawa Di GP Abu Dhabi 2012 saat Kimi pertama kali jadi juara dibawah naungan Lotus. Saat memimpin balapan, Kimi ngomelin team radio-nya yang dia anggap cerewet. Kira-kira gini nih percakapannya:

Team Radio: Ok, Kimi, next car behind you is Alonso, 5 seconds behind you, I will keep you updated on the gap, keep you updated on the pace.

Kimi: Just leave me alone! I know what to do!!

Team Radio: Ok Kimi we need to keep working on the tyres need to keep working on the tyres

Kimi: Yes, yes, yes, yes, yes I am doing it all the time, you don’t have to remind me every second.

*team radio-nya pun speechless* *komentatornya ngakak* *dan lahirlah sebuah quote fenomenal*

“LEAVE ME ALONE, I KNOW WHAT I’M DOING” – Kimi Raikkonen

Video team radio ini juga banyak di upload di youtube, salah satunya bisa kalian lihat disini…. Kejadian itu langsung bikin para fans heboh dan menjadikan quote tersebut sebagai joke. Lotus juga ga ketinggalan, seringkali mereka meggunakan quote Kimi ini untuk menanggapi fansnya. Seperti yang mereka tweet kemarin.

Leave me alone!

Nah, yang mereka upload itu kaos yang “katanya” dibagiin Kimi ke kru Lotus beberapa hari setelah kemenangan di Abu Dhabi. Tapi kok ya aku yakinnya Lotus sendiri yang bikin kaos itu. habis rasanya Kimi ga mungkin sebaik itu deh sampe bagi-bagi kaos…. *dipecat jadi anak*

Oh, by the way, ada yang jual kaos itu gak? Aku cari kebanyakan udah gak pada jual, habis udah lama banget sih :’(

Where Will He Go?

Nah ini! Ini yang buat aku paling galau…. Kontrak Kimi dengan Lotus akan berakhir musim ini! Memang sih, Om Eric selaku petinggi Lotus udah bersikeras bahwa mereka akan mempertahankan Kimi untuk musim depan. Tapi seperti kata manager Kimi sendiri, He is a free agent! Dia bisa memutuskan mau pindah atau tetap tinggal.

Berhubung belum ada keputusan pasti, gosip pun beredar. Awalnya Kimi digosipkan akan menjadi rekan setim Vettel di Red Bull, tapi akhirnya kursi kosong Red Bull resmi ditempati oleh Ricciardo. Sekarang, muncul  gosip kalau Kimi udah tanda tangan kontrak dengan Ferrari! Sejujurnya, aku udah agak gak respect sama Ferrari sejak mereka memutuskan kontrak Kimi ditengah jalan tahun 2009 lalu (yang berakibat pada pensiun sementaranya Kimi dari F1).

Sebagai seorang fans, tentunya aku ingin Kimi dapet tim yang terbaik. And in my opinion, Lotus is the best team!  Aku gak ngerti soal mesin, aku juga gak ngerti soal ban, yang aku tau cuma Lotus “melayani” pembalap dan fansnya dengan baik. Tim mana lagi yang bikin video christmas greetings dari pembalapnya? *udah kaya artis korea aja tuh* Tim mana lagi yang suka berinteraksi dengan penggemarnya di twitter? Tim mana lagi yang ngasih live report dengan hastag khusus disetiap serinya? Tim mana lagi yang suka ngadain kuis dan lomba berhadiah merchandise dan tanda tangan pembalapnya? Tim mana lagi yang ngadain official autograph session sebelum balapan? Tim mana lagiii?? *ga nyante*

#SaveMiniKimi (cr: @Lotus_F1Team)

So please papa, stay in lotus~ Setidaknya sampai aku bisa menang salah satu kuis yang diadain dan dapet merchandise beserta tanda tanganmu. Atau sampai aku bisa nonton F1 langsung dan datang ke autograph session. Yayaya? :))

I am just who I am. I don’t have to pretend to be somebody else. I do my own thing and I am happy with what I am doing. – Kimi Raikkonen

Jumat, 30 Agustus 2013

Sedikit Kisah dari Semester Panjang

*siul-siul sambil bawa kemoceng*

Halooo~
Kayanya openingku selalu “udah lama ga ngepost” dan sejenisnya ya?  Tadi pas aku mau nulis gitu lagi rasanya jadi sedikit merasa bersalah gitu…. *cengar cengir ga jelas*
Tapi tapi, mulai sekarang aku mau rajin-rajin ngepost kok, mumpung semester ini udah rada santai~ Gaya banget ya? Padahal ada KKN dan Skripsi yang sudah menanti di depan mata, hiks….

By the way, kalau sekarang aku ditanya udah semester berapa aku bakal bingung buat jawab. Kenapa? Yah, secara teori emang udah masuk semester 7 sih, tapi secara fakta masih ada dua mata kuliah dari semester 6 yang belum selesai…. *nangis dipojokan*

Aku udah pernah tulis dipostingan sebelumnya kan kalau semester 6 itu semester paling panjaaaang? Semester plus plus lah pokoknya mah (?). Semester 6 buat jurusan komunikasi khususnya broadcasting kaya aku ini emang lebih dari setengahnya mata kuliah praktek yang nilainya ga akan keluar sebelum kita ngumpulin karya.  Sebenernya sih salah mahasiswanya sendiri kalau sampai akhir semester tugasnya belum selesai, toh dosen udah ngasih dari awal semester…. Masalahnya, tugasnya ga cuma satu atau dua doang, dan ga cuma nulis paper doang. *nangis lagi*

Kalau mau dirinci nih ya, aku (berkelompok sih) harus buat paper, program radio untuk tiga episode, program tv satu episode di outdoor, film dokumenter, dan yang terakhir video clip. Sedikit? Well, coba aja kerjain tuh….

Oh iya, dua mata kuliah yang belum selesai di semester 6 itu diampu oleh……….. dosen yang sama. Mungkin sedikit banyak, dosen itu juga memberikan pengaruh terhadap mandeknya tugas kami. *uhuk*

Ga tau kenapa nih ya, kami malah dengan santai “mengesampingkan” tugas dosen tersebut dan mengerjakan tugas lain duluan. Bahkan sampe disindir pun kita tetep aja ga nyelesein tugasnya. Aku curiga dosen ini kurang punya wibawa sampe ga didenger mahasiswanya. *kemudian nilaiku jadi E* *amit-amit ya allah!*

Eh tapi kadang aku suka kasian loh kalau liat dosen ini. Wajahnya yang kadang kelihatan melas itu loh…. Ampun mas! (for your information, di jurusanku khususnya di broadcast sebagian besar dosen masih muda dan dipangil mas atau mbak)

Ketemu artis di kelas video clip

Sebenernya cerita tentang kelas video clip ini mau aku bikin postingan sendiri, tapi yah anggap aja ini sebagai sinopsisnya (?). Bukan, ini bukan mata kuliah yang belum selesai itu. Kalau yang ini sih nilainya udah keluar. Yah, meskipun ada tanda yang mengganggu yang tampaknya tidak perlu (?).

Semester 6 kemarin aku bisa ngambil mata kuliah pilihan, antara animasi atau video clip. Nah, berhubung aku ga bisa gambar (karena aku pikir animasi pasti berhubungan sama gambar menggambar) makanya aku pilih kelas video clip. Selain untuk konsentrasi broadcasting, video clip juga mata kuliah pilihan untuk konsentrasi advertising. Jadi gabung sama anak iklan gitu deh~

Beberapa anak (dari broadcast ataupun advert) udah nyerah duluan buat ngambil kelas ini begitu tau siapa dosennya. Maklum lah, dosen ini ga memberikan kesan yang cukup menyenangkan untuk beberapa anak di semester sebelumnya. Aku juga ngerasa gitu sih, tapi yah mau gimana lagi….

Sampai pertengahan semester semuanya berjalan cukup lancar. Aku dapet kelompok yang asik dan kami berhasil ngumpulin production book tepat waktu. Masalah muncul ketika sang dosen membaca production book kami, konsep kami ditolak! Tu dosen emang udah mulai cari gara-gara….

Beliau akhirnya memberikan solusi masukan. Kami disarankan untuk bergabung kedalam proyek salah satu band kenalannya (band apa? rahasia dulu yaa~). Awalnya kami semua ragu, kalau kita gabung kesana itu artinya harus mulai lagi dari awal, konsep baru, storyboard baru, dan list artistik yang baru pula (aku bagian artistik, fyi). Tapi setelah dipikit-pikir, kapan lagi kita bisa kerja sama sama artis!

Sore itu juga kami berkunjung ke beskem mereka di dekat stadion mandala krida (siapa yang tau artis mana yang beskemnye deket mandala krida?). Dan kami disambut dengan sangat baik! Malah kayanya nih ya, sang artis lebih percaya pada kami dibanding dosen kami sendiri yang kelihatannya masih ragu-ragu…. *ups*

Kerjasama sama artis ternyata ga gampang. Meskipun tergolong band indie tapi tetep dong profesional. Kami dituntut untuk cari sponsor sendiri (bagian ini bikin sang produser stress berat sampe kami khawatir dia cari rel buat bunuh diri), cari property dan wardrobe (giliran yang ini bikin aku ga bisa tidur tenang), cari lokasi dan talent, sampe bikin shootlist dan storyboard-nya.

Produksi video clip kemarin emang produksi paling melelahkan buat jiwa dan raga. Tapi seru banget dan jadi pengalaman yang ga terlupakan. Yah, mungkin pada akhirnya kami harus sedikit berterima kasih pada sang dosen yang mengarahkan kami pada jalan ini (opo toh?!).

Cerita selengkapanya untuk produksi video clip bareng artis ini akan aku tulis di postingan berikutnya~


NB: Maaf untuk postingan ini ga ada fotonya~

Minggu, 23 Juni 2013

Kolonialisasi Media Televisi: Hasil dari Kelas “Bangga Punya Karya”

Dududu~ 
Ternyata udah lama juga ya aku ga ngepost…. *pasang tampang polos*

Ga kerasa udah dipenghujung semester 6 yang panjang ini (tentang bagaimana panjangnya semester 6 aku ceritain kapan-kapan deh). Satu lagi mata kuliah yang berhasil terlewati kemarin malam. Yap, kelas Hukum Media Massa akhirnya selesai dengan terselenggaranya launching dan diskusi buku Kolonialisasi Media Televisi! Yeay~ *sujud syukur*

Poster launching kemarin

Jangan heran kalau anak broadcast bikin buku. Kita ga cuma bisa pegang kamera, edit video, siaran, atau bikin film aja loh. Buktinya Broadcast UMY 2010 berhasil menerbitkan buku Kolonialisasi Media Televisi! *bangga*

Semua dimulai sejak negara api menyerang… *salah*

Semua dimulai sejak awal semester kemarin, ketika mas Jun (dosen kelas Hukum Media Massa) masuk kekelas dengan semangat dan bilang, “Target dari kelas ini adalah menghasilkan sebuah karya berupa buku. Nilai akan saya berikan ketika kalian sudah berhasil melaunching buku kalian.” (by the way, aku lupa sebenernya mas Jun ngomong apa, tapi intinya begitulah~).

Saat itu kita sekelas cuma bisa manggut-manggut. Aku tahu sih, setiap tahun kelas Hukum Media Massa yang dipegang mas Jun memang selalu menghasilkan karya berupa buku. Buku karya angkatan sebelumnya bahkan masuk ke salah satu perpustakaan di Australia! Hebat ga tuh? *bangga lagi*

Setelah perjalanan panjang mulai dari menentukan tema, nulis, revisi (berkali-kali), menentukan judul buku dan cover (yang juga berkali-kali), sampai prepare launching dan diskusi akhirnya buku kami pun lahir…. Untuk tema sampai revisi semuanya dilakukan sendiri, barulah setelah semuanya selesai kita bergabung (berasa power ranger) untuk bikin sebuah buku.

Tema yang aku pilih soal netralisasi media, dan lebih menyoroti pada fenomena blocking time. Entahlah kenapa waktu itu aku bisa kepikkiran ngambil tema yang cukup “berat” itu…. Eh, tahu blocking time kan? Nih, menurut peraturan KPI nomor 03/P/KPI/12/2009 tentang Standar Program Siaran (SPS), blocking time adalah pembelian waktu siar untuk dimanfaatkan bagi penyebarluasan maksud dan kepentingan pihak tertentu selain program siaran iklan. Intinya? Yah, gitu deh~

Inti dari tulisanku sendiri sebenernya cuma menyindir para pemilik media yang suka numpang eksis di tv. You know who I mean lah yaa~ *cough SP* *cough HT* (?)

Kalau soal buku, ada cerita panjang kenapa akhirnya buku ini berjudul Kolonialisasi Media Televisi…. Di rapat pertama untuk penentuan judul buku banyak banget masukan dari semuanya, dari yang biasa sampai yang luar biasa. Pada akhirnya kami sepakat memilih judul Modus Kotak Ajaib: Ketika Televisi Menjadi PHP. Sungguh itu judul paling gaul! Siapa dulu dong yang ngusulin~ *cough* Naasnya, judul itu ditolak mas Jun. Katanya ga semua orang familiar dengan kata PHP.  Itu mah yang ga gaul aja yang ga tahu! *dijitak mas Jun*

Penentuan judul kedua, kami beserta mas Jun akhirnya sepakat memilih judul Televisi: Penjajah Masa Kini. Mas Jun udah setuju loh, tapi ternyata penerbit yang menolak. Kita semua yang udah hopeless akhirnya memasrahkan judulnya pada penerbit. Dan akhirnya buku ini berjudul Kolonialisasi Media Televisi. Agak berat emang, aku aja awalnya harus berpikir keras apa maksud dari judul itu. *payah*

Launching kemarin memang ga bisa dibilang mudah. Banyak banget rintangan yang harus dihadapi. Mulai dari buku yang terancam belum selesai cetak, uang dari kampus yang belum turun, dan sampai disaat terakhir pun sound system selalu ngajak ribut. Tapi syukurlah akhirnya semua berhasil terlewati. Launching dan diskusi buku Kolonialisasi Media Televisi sukses! Terima kasih atas kerja keras teman-teman broadcast 2010, kalian semua hebat! *group hug*

Suasana launching yang temaram bersama mas Jun, mas Bona, Adit, dan mas Miftah

Yang penasaran sama bukunya, boleh loh dibeli…. Langsung hubungi aku aja. Harganya cuma 40rb kok, murah meriah kan? *promosi*

Dan inilah penampakan buku Kolonialisasi Media Televisi

Meskipun murah, tapi isinya dijamin berkualitas dong…. Selain tulisanku yang tentang pemilik media yang numpang eksis itu, ada juga persoalan propaganda sepakbola Indonesia, kontroversi Adi Bing Slamet vs Eyang Subur, kelucuan di balik kekerasan, sampai kejahatan si Putri Bidadari. Nah, baru tahu kan kalau si Putri Bidadari itu jahat? Makanya baca buku ini…. *promosi lagi*

Hal paling penting yang aku pelajari dari kelas Hukum Media Massa adalah kuliah bukan cuma soal nilai. Asal ngumpulin tugas terus lupa itu udah biasa, yang luar biasa adalah saat kita bisa menjadikan tugas-tugas itu sebagai sebuah karya tak terlupakan. Terima kasih untuk satu semester ini mas Jun! Bangga Punya Karya! Dan kita juga bangga punya dosen seperti mas Jun :))